Bagian pembangunan pemkab jember mengklaim, proyek yang gagal tender dibawah sepuluh persen. Demikian disampaikan kepala bagian pembangunan pemkab jember, Jupriono.
Menurut Jupri,secara umum paket pekerjaan yang harus dilelang melalui ulp.sudah diterima oleh bagian pembangunan. Bahkan sejumlah pekerjaan sudah keluar pemenang tendernya.
Jupri menambahkan, pekerjaan yang gagal lelang di tahun ini jumlahnya sangat minim, hanya dibawah 10 persen. Itupun disebabkan karena persoalan teknis. Sesuai informasi dari pokja di ULP,proyek yang gagal lelang dikarenakan peserta tidak ada yang memenuhi persyaratan.
Jupri memastikan, meski terdapat ada paket yang gagal lelang, hal tersebut tidak mempengaruhi secara keseluruhan proses lelang di seluruh SKPD.
WIN
