Seluruh fraksi DPRD Jember menyampaikan masukannya terhadap RPJMD bupati, dalam rapat koordinasi draft RPJMD di gedung DPRD Jember Kamis malam. Mayoritas fraksi menyoroti banyaknya ketidak sesuaian data yang disajikan dalam RPJMD.
Seperti diungkapkan juru bicara fraksi kebangkitan bangsa DPRD Jember Ayub Junaedi, yang mempertanyakan inkosistensi data dalam RPJMD. Meski dalam satu buku, data di halaman yang satu dengan data di halaman yang lain bisa berbeda.
Bahkan lanjut Ayub, data yang disampaikan dalam RPJMD berbeda dengan data dalam LKPJ akhir masa jabatan. Padahal yang menyusun LKPJ akhir masa jabatan dengan tim penyusun RPJMD merupakan tim yang sama. Untuk itu Ayub meminta segera dilakukan koreksi, agar data yang disampaikan benar-benar valid.
Sementara bupati Jember Faida dalam forum tersebut mengakui RPJMD yang disampaikan masih belum sempurna, karena masih berupa draft. Faida juga berterima kasih atas koreksi yang disampaikan Pansus DPRD Jember. Semua masukan dari Pansus lanjut Faida, semuanya sudah dicatat untuk dilakukan koreksi.
Diberitakan sebelumnya, meski sempat terhenti pembahasan RPJMD kembali di lanjutkan, setelah Pansus DPRD Jember berkonsultasi ke depdagri, terkait keterlambatan penyerahan draft RPJMD. Sebab sesuai Peremndagri 54 tahun 2010, RPJMD paling lambat harus diserahkan 10 minggu pasca bupati terpilih dilantik. Sementara di Jember RPJMD baru diserahkan hampir 4 bulan setelah pelantikan.
Sigit
(866 views)