Wakil Ketua DPRD Pertanyakan Perbedaan Data Kondisi Jalan Rusak Di Jember.

Wakil ketua DPRD Jember Ayub Junaedi, pertanyakan perbedaan data tentang kondisi jalan di kabupaten Jember, antara data yang disampaikan dalam laporan pertanggung jawaban bupati, dengan statemen kepala dinas PU Bina Marga Rasyid Zakaria.

Kepada sejumlah wartawan Ayub menjelaskan, dalam LKPJ yang dibacakan bupati Jember Faida, di kabupaten Jember jalan yang sudah beraspal mencapai 1900 kilometer lebih, dengan kondisi rusak berat sebanyak 5,86 persen. Sementara kepala dinas PU Bina Marga Rasyid Zakaria berstatemen di media massa, kondisi jalan rusak berat di kabupaten Jember mencapai 33 persen lebih.

Selisih data yang sangat besar ini menurut Ayub, membuat DPRD Jember bingung ketika akan mengeluarkan rekomendasi terkait LKPJ bupati. Untuk itu lanjut Ayub, DPRD akan memanggil bappekab dan dinas PU Bina Marga untuk melakukan kros cek kebenaran data kondisi jalan.

Sebelumnya menjawab keluhan masyarakat tanggul tentang kerusakan jalan, kepala dinas PU Bina Marga Rasyid Zakaria mengakui, kondisi jalan rusak di Jember mencapai hampir 50 persen, dengan perincian 17 persen dalam kondisi baik, 34 persen dalam kondisi sedang, dan 16 persen rusak ringan. Sementara sisanya atau sekitar 33 persen dalam kondisi rusak berat.
Sigit

(1.000 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.