BNP2TKI Akan Kirimkan Ustadz Secara Rutin, Untuk Menangkal Aliran Radikal Dikalangan TKI

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, BNP2TKI, berencana mengirimkan sejumlah ustadz secara rutin, ke negara-negara dimana TKI rentan terjerumus mengikuti aliran radikal.

Kepala BNP2TKI Nusron Wahid berharap, para ustadz yang dikirim secara rutin ke sejumlah negara ini, bisa membuka kelompok-kelompok pengajian, dan memberikan pemahaman agama yang benar kepada tenaga kerja indonesia, bahwa agama ada untuk perdamaian, bukan untuk menciptakan peperangan.

Sebab lanjut Nusron, setelah melakukan pengamatan, TKI Indonesia yang ditangkap kepolisian setempat, tidak mengikuti aliran radikal karena motif idiologi, tetapi hanya karena mereka stres, sehingga ingin menenangkan diri dengan kelompok-kelompok pengajian setempat. Namun sayangnya kelompok pengajian yang mereka ikuti berisi orang-orang beraliran radikal.

Diberitakan sebelumnya, Kepala BNP2TKI Nusron Wahid mengatakan, tahun 2015 lalu ada dua orang Tenaga Kerja Indonesia di Korea di tangkap kepolisian setempat, karena terindikasi mengikuti kelompok ISIS. Bahkan kabarnya, sekarang ada satu lagi TKI di Hongkong akan ditangkap, juga karena terindikasi mengikuti aliran radikal

(916 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.