Untuk membatasi peredaran narkoba di Kabupaten Jember, Bakesbangpol Linmas berikan pelatihan terhadap sedikitnya 6 ribu kader bela negara, untuk menjadi duta narkoba.
Kepala Bakesbangpol Linmas Jember Widi Prasetyo menjelaskan, beberapa waktu lalu seluruh kader bela negara, mendapat tambahan pengetahuan dari Kepala Satuan Reskoba Polres Jember, tentang bahaya narkoba.
Sehingga dengan tambahan pengetahuan tentang bahaya narkoba, minimal kader bela negara bisa melakukan deteksi dini terhadap teman-teman di sekitarnya, dan bisa segera melapor kepada pihak yang berwajib.
Sebelumnya Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif menyatakan, peredaran narkoba di Kabupaten Jember sudah masuk taraf mengkhawatirkan. Meski angka pengungkapan kasus narkoba di Jember terbesar kedua, menurut Sabilul angka tersebut sebenarnya masih di kisaran 10 sampai 20 persen, dari total peredaran narkoba di Kabupaten Jember. Sehingga dibutuhkan peran serta aktif seluruh lapisan masyarakat, untuk melakukan pemberantasan narkoba secara menyeluruh.
