Badan SAR nasional bersama sar oraganisasi pecinta alam dan BPBD, selasa pagi berhasil mengevakuasi 8 orang siswa SMA negeri 1 dan SMA negeri 4 jember, yang tersesat di gunung raung.
Komandan tim rescue SAR jember Prahista Dian menjelaskan, pihaknya baru menerima informasi adanya 8 orang pendaki asal jember hilang di gunung raung, senin malam dari basarnas surabaya. Setelah dilakukan kros cek ternyata info tersebut benar, jam 10 malam tim rescue gabungan basarnas, SAR O-P-A, beserta BPBD jember dan bondowoso meluncur ke lokasi.
Setelah dilakukan pencarian, tim rescue menemukan ke delapan pendaki berada di dekat pos pondok sumur. Prahista menjelaskan, para pendaki ini sebenarnya sudah turun dari puncak, namun akibat badai, mereka akhirnya tersesat. Ketika ditemukan, kondisi para pendaki masih cukup sehat, hanya sedikit lemas dan kedinginan.
Sementara Felix Sekalwara, orang tua salah satu korban menceritakan, sebenarnya ketika anaknya ijin akan mendaki gunung ijin hari sabtu lalu, dirinya sudah tidak mengijinkan. Namun anaknya tetap nekat dan pergi bersama ke 7 temannya yang lain dengan mengendarai motor. Bahkan dirinya tidak tahu kalau ternyata anaknya nekat berangkat tanpa ijin darinya.
Karena tidak pulang, sejak hari minggu dirinya berusaha menghubungi HP korban, tetapi tidak bisa tersambung. Hingga akhirnya senin malam salah satu teman anaknya memberi kabar, bahwa korban terjebak badai sehingga belum bisa pulang. Baru selasa pagi ada kabar lagi, bahwa korban yang memang hobi mendaki gunung ini sudah dievakuasi tim sar ke puskesmas.
(2.057 views)