Kepala Disperindag ESDM Minta Penjelasan Tertulis Mini Market Berjaringan, Tentang Pemberlakuan Kantong Plastik Berbayar Di Jember

Dinas Perindustrian dan Perdagangan ESDM Kabupaten Jember, meminta pimpinan mini market berjaringan, memberikan jawaban tertulis tentang dasar mereka memberlakukan kantong plastik berbayar di Kabupaten Jember.
Kepala Disperindag ESDM Akhmad Sudiono, mengaku sudah melakukan pengecekan di beberapa mini market berjaringan. Ternyata informasi masyarakat memang benar, seluruh mini market berjaringan di Jember memberlakukan aturan kantong plastik berbayar tersebut.
Sepengetahuan Ahmad, regulasi kantong plastik berbayar baru diuji cobakan di 22 kabupaten dan kota se Indonesia. Jika memang Jember masuk dalam 22 kabupaten dan kota yang melakukan uji coba, Ahmad meminta pimpinan dua mini market berjaringan yang ada di Jember ini melampirkan bukti-buktinya.
Sejauh ini lanjut Ahmad, Disperindag ESDM Kabupaten Jember, belum pernah menerima surat edaran atau instruksi apapun dari pemerintah pusat, untuk memberlakukan aturan kantong plastik berbayar di Kabupaten Jember.
Sebelumnya Fraksi Gerindra DPRD Jember, mempertanyakan pemberlakuan kantong plastik berbayar oleh mini market berjaringan. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember Masduki menilai, kantong plastik berbayar hanya akan memberikan keuntungan lebih bagi mini market berjaringan. Apalagi jika Jember tidak masuk dalam 22 kabupaten dan kota, yang melakukan uji coba pemberlakuan kantong plastik berbayar.

(486 views)