Kapolres Pastikan Tidak Ada Oknum Aparat Dibalik Tambang Liar Gunung Manggar

Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif memastikan, tidak ada oknum aparat yang berada di balik tambang emas liar Gunung Manggar. Isu tersebut sengaja dihempuskan para penambang, untuk mendapatkan legalitas.
Menurut Sabilul, dirinya sudah melakukan kroscek dan terbukti tidak ada oknum baik dari perhutani, polisi maupun TNI, yang berada dibalik tambang emas liar Gunung Manggar. Jika ada masyarakat yang mengetahui adanya oknum aparat bermain-main dibalik tambang liar Gunung Manggar, silahkan dicatat nama, pangkat dan dari kesatuan mana, kemudian dilaporkan langsung kepadanya.
Isu adanya oknum aparat dibelakang tambang liar Gunung Manggar menurut Sabilul, sengaja dihembuskan oleh para penambang untuk mendapatkan legalitas, agar yang mereka lakukan seolah-olah sudah mendapat persetujuan dari pihak berwajib.
Sabilul mengakui tahun 2013 lalu pernah dilakukan operasi, dan pasukannya ditarik mundur, karena dinilai ada perlawanan dari masyarakat. Sebab saat itu belum ada komitmen bersama yang sangat kuat seperti saat ini, untuk menjaga kelestarian ekosistem di Kabupaten Jember.
Diberitakan sebelumnya, dengan kekuatan 1500 personil, Kamis siang tim gabungan dari polres, perhutani, TNI dan masyarakat, melakukan penutupan seluruh lubang galian tambang di Gunung Manggar.
Dari hasil pendataan pihak perhutani, lubang galian yang tersisa saat ini sekitar 300 lubang. Jika dalam sehari tim gabungan belum mampu menyelesaikannya, seratus hingga dua ratus anggota tim akan menginap di Gunung Manggar antara 3 sampai 6 hari, sampai seluruh lubang tertutup total.

(5.776 views)