MUI Jember Minta Pelaku Pembuat Peralatan Dapur Bertulisan Arab Diproses Secara Hukum

12540701_1203492623012423_9006670974558191898_nMajelis Ulama Indonesia Kabupaten Jember, minta pelaku pembuat peralatan dapur bertulisan arab di proses secara hukum, meski yang bersangkutan sudah membuat pernyataan permintaan maaf secara terbuka.

Ketua MUI Kabupaten Jember Halim Subahar mengatakan, sebagai sesama muslim dirinya secara pribadi memaafkan perbuatan pelaku. Meski demikian Halim berharap, proses hukum terhadap yang bersangkutan tetap berjalan.

Sebab lanjut Halim, persoalan ini bukan lagi menjadi persoalan personal, tetapi terdapat persoalan dimensi agamanya. Apalagi persoalan semacam ini bukan hanya terjadi sekali, tetapi terus berulang dan selalu hanya berakhir dengan permintaan maaf. Akibatnya tidak ada sangsi yang menimbulkan efek jera kepada para pelakunya.

Sebelumnya Rizki Agung Alim selaku Direktur PT. Tektroindo Anugerah Sukses Abadi yang beralamat di Sidoarjo, mengirimkan surat permohonan maaf kepada mui pasuruan dan seluruh umat Islam, atas beredarnya peralatan dapur bertuliskan arab produksinya.

Dalam surat tersebut Rizky mengaku tidak unsur kesengajaan untuk melecehkan agama tertentu. Justru menempelkan tulisan arab tersebut, sebagai bentuk syukur karena perusahaan yang dipimpinnya bisa kembali beroperasi kembali, setelah sempat kolaps sejak tahun 2008 lalu.

Sebagai wujud keseriusannya meminta maaf, Rizky berjanji akan menarik seluruh produk tersebut dari pasaran. Rizky juga bersedia mengganti produk yang sudah terbeli oleh masyarakat, dengan produknya yang baru tanpa stiker bertulisan arab.

(778 views)