Majelis Ulama Indonesia kabupaten jember, memberikan apresiasi atas kecepatan polres jember untuk merespon kasus dugaan penistaan terhadap agama. Hal ini disampaikan ketua mui kabupaten jember halim subahar, atas keberhasilan polres jember mengamankan panci berlafazkan alhamdu allah di beberapa kecamatan.
Kepada sejumlah wartawan halim subahar mengatakan, persoalan semacam ini memang harus ditindak tegas, untuk memberikan efek jera kepada para pelaku. Bukan pedagang kecil di pasar-pasar yang diberi tindakan, tetapi produsen dan distributor besarnya yang harus diberi sangsi tegas.
Di kabupaten jember menurut halim, koordinasi aparat keamanan dengan para tokoh masyarakat dan alim ulama sudah sangat bagus. Sehingga persoalan berbau sara seperti ini bisa langsung disikapi, dan tidak sampai meluas di masyarakat
Sebelumnya polsek kalisat berhasil mengamankan peralatan dapur bertuliskan alhamdu allah, dari sebuah kios di pasar kalisat. Setelah dimintai keterangan, pemilik kios berinisial B-D warga Glagahwero Kalisat diijinkan pulang.
Bukan hanya itu, polsek semboro dan polsek pakusari senin siang juga berhasil mengamankan peralatan dapur berlafazkan alhamdu allah. Bahkan polsek kaliwates langsung melakukan penggerebekan di gudang distributor peralatan dapur tersebut, yang terletak di salah satu perumahan di kawasan tegal besar.
(2.217 views)