Persoalan BSM Seharusnya Tidak Perlu Menunggu Diambilalih Pimpinan DPRD

Pemanggilan dinas pendidikan oleh DPRD Jember seharusnya tidak perlu menunggu pimpinan DPRD sebab dinas pendidikan hanya diminta memberikan klarifikasi terkait penyaluran bantuan siswa miskin tidak terkait mekanisme pencairan yang dilakukan oleh perbankan. Demikian disampaikan Anggota DPRD Jember Isa Mahdi melalui telepon selularnya.

Menurut Isa jika terjadi dugaan kesalahan dalam prosedur perbankan mestinya menjadi bagian terpisah dari carut marutnya penyaluran BSM di Kabupaten Jember. Sehingga Isa berpendapat memanggil dinas pendidikan untuk memberikan klarifikasi masih menjadi ranah Komisi D. Sebab jika masih menunggu pimpinan DPRD butuh waktu yang terlalu lama.

Isa mengaku sudah mengusulkan kepada Pimpinan Komisi D agar segera dilakukan klarifikasi kepada dinas pendidikan. Namun sampai 2 minggu berlalu belum ada tanda-tanda Komisi D akan memanggil dinas pendidikan. Bahkan kabarnya lanjut Isa persoalan ini akan diambil alih pimpinan DPRD karena menyangkut lembaga perbankan.

Diberitakan sebelumnya penyaluran bantuan siswa miskin sempat menjadi perbincangan karena dinilai tidak tepat sasaran. Bahkan Putra salah satu anggota dewan dan sekretaris dinas pendidikan masuk dalam daftar penerima BSM. Meskipun keduanya tidak bisa dikatakan dari keluarga miskin.

Informasi terakhir persoalan ini akan diambil alih pimpinan DPRD karena terkait dengan lembaga perbankan yang bukan  menjadi ranah Komisi D.

(510 views)