Petani Tembakau Diminta Kurangi Jumlah Areal Tanam

Petani tembakau kasturi maupun Na Ogst, diminta untuk tidak melakukan penanaman dalam skala besar di tahun 2016 ini. permintaan tersebut disampaikan Anggota Komisi B DPRD Jember Imam Suyuti.

Menurut Imam jika mengacu pada musim tanam tahun 2015 lalu, petani tembakau di Kabupaten Jember mengalami kerugian yang cukup besar, seperti petani tembakau Na Ogst, pasar di luar negeri sedang lesu, sehingga para eksportir mengurangi jumlah pembelian.

Sementara untuk petani tembakau kasturi, karena debu vulkanik gunung raung kualitas tembakau menjadi turun, sehingga perusahaan tidak mau membeli daun tembakau dengan alasan terpapar debu tersebut.

Atas persoalan itulah lanjut politisi PKB ini, dirinya menghimbau kepada petani tembakau, untuk tidak menanam tembakau dalam skala besar, sebab dikawatirkan pasar masih lesu.

Seperti diketahui pada musim tanam tahun 2015 lalu, petani tembakau di Jember mengalami kerugian cukup besar. Bahkan mereka sempat berunjuk rasa meminta pemkab untuk segera turun tangan, terkait anjloknya harga tembakau di pasaran.

(437 views)