Jaminan Halal Bagi Konsumen Jadi Tantangan Utama Dunia Usaha Hadapi MEA

NURUL GHUFRON

Jember Hari Ini – Kesiapan industri kecil memberikan jaminan halal bagi konsumen, menjadi tantangan utama dunia usaha menjelang diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asia (MEA). Hal ini dipaparkan Ketua Majelis Ulama Indonesia, Makruf Amin, dalam seminar dan lokakarya yang digelar Fakultas Hukum Universitas Jember, Jumat siang.

Menurut Makruf Amin, saat ini baru sekitar 15 persen pelaku usaha yang memberlakukan sertifikasi produk halal. Banyak perusahaan yang belum memberlakukan ketentuan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 ini, dengan alasan terlalu ruwet. Padahal, 85 persen rakyat Indonesia itu beragama Islam, sehingga sertifikasi halal menjadi suatu kebutuhan, bahkan menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha.

Sedangkan menurut penjabat dekan Fakultas Hukum, Nurul Ghufron, lokakarya ini diharapkan bisa menyatukan persepsi di kalangan wirausaha tentang pentingnya sertifikasi halal.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia, Makruf Amin, Perwakilan World Halal Council, Asrorun Ni’am, dosen farmasi Universitas Jember, Bambang Kuswandi, dekan Fakultas Ekonomi, Moch Fathorrozy, penjabat dekan Fakultas Hukum, Nurul Ghufron, serta Direktur Halal Watch Indonesia, Ikhsan Abdullah. (Fian)

(733 views)