Polisi Izinkan Pulang 21 Anggota Perguruan Silat yang Bertikai, Setelah Berdamai

Jember Hari Ini – Sebanyak 21 orang anggota salah satu perguruan pencak silat yang diduga mengganggu ketertiban masyarakat di Desa Sukorejo Bangsalsari, Senin pagi akhirnya dipulangkan setelah terjadi kesepakatan damai antara dua kelompok yang beritikai.

Menurut Kabag OpJember Hari Ini – Sebanyak 21 orang anggota salah satu perguruan pencak silat yang diduga mengganggu ketertiban masyarakat di Desa Sukorejo Bangsalsari, Senin pagi akhirnya dipulangkan setelah terjadi kesepakatan damai antara dua kelompok yang beritikai.

Menurut Kabag Ops Polres Jember, Kompol Kusen Hidayat, kedua perguruan silat yang bertikai sudah dipertemukan di Mapolres Jember. Kedua belah pihak sudah sepakat berdamai dan berkomitmen saling meredam aksi dari kelompok masing-masing. Kusen berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Semua pihak diharapkan sama-sama bisa menjaga kondisi Jember yang sudah kondusif.

Sabtu (12/12/2015) malam, 21 orang angota perguruan silat diamankan pihak kepolisian karena diduga akan menyerang kelompok perguruan silat lain di Desa Sukorejo Bangsalsari. Ke-21 orang yang diamankan tersebut merupakan anggota salah satu perguruan silat dari Kecamatan Ambulu, Wuluhan, Gumukmas, Puger, Rambipuji dan Bangsalsari. Mereka datang ke Bangsalsari diduga terprovokasi dari temannya yang mengatakan bahwa kelompoknya akan diserang oleh perguruan silat lain asal Bangsalsari. Ke-21 orang anggota perguruan silat tersebut datang dengan mengendarai sepeda motor. Beberapa diantara mereka sempat ada yang merusak sebuah bengkel dan hendak melepas simbol perguruan silat warga setempat. Beruntung polisi bergerak cepat mengamanakan 21 orang serta 17 sepeda motor di Mapolsek Bangsalsari yang kemudian dibawa ke Mapolres Jember. (Fit)s Polres Jember, Kompol Kusen Hidayat, kedua perguruan silat yang bertikai sudah dipertemukan di Mapolres Jember. Kedua belah pihak sudah sepakat berdamai dan berkomitmen saling meredam aksi dari kelompok masing-masing. Kusen berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Semua pihak diharapkan sama-sama bisa menjaga kondisi Jember yang sudah kondusif.

Sabtu (12/12/2015) malam, 21 orang angota perguruan silat diamankan pihak kepolisian karena diduga akan menyerang kelompok perguruan silat lain di Desa Sukorejo Bangsalsari. Ke-21 orang yang diamankan tersebut merupakan anggota salah satu perguruan silat dari Kecamatan Ambulu, Wuluhan, Gumukmas, Puger, Rambipuji dan Bangsalsari. Mereka datang ke Bangsalsari diduga terprovokasi dari temannya yang mengatakan bahwa kelompoknya akan diserang oleh perguruan silat lain asal Bangsalsari. Ke-21 orang anggota perguruan silat tersebut datang dengan mengendarai sepeda motor. Beberapa diantara mereka sempat ada yang merusak sebuah bengkel dan hendak melepas simbol perguruan silat warga setempat. Beruntung polisi bergerak cepat mengamanakan 21 orang serta 17 sepeda motor di Mapolsek Bangsalsari yang kemudian dibawa ke Mapolres Jember. (Fit)

(501 views)