Bawaslu Temukan Dugaan Money Politic di 38 Kabupaten-Kota, Termasuk Jember

ILUSTRASI - GAJI

Jember Hari Ini – Bawaslu RI temukan dugaan praktik  politik uang (money politic) di 38 kabupaten-kota, dari 264 pilkada serentak kabupaten-kota se-Indonesia. Demikian diungkapkan Komisioner Bawaslu RI , Nasrullah, saat melakukan monitoring proses rekapitulasi suara di Kabupaten Jember , Jumat siang.

Nasrullah menjelaskan, dari 38 kabupaten-kota yang diduga terjadi money politic, salah satunya juga terjadi di Kabupaten Jember. Sayangnya Nasrullah tidak menyebutkan Pasangan Calon mana yang terlibat dalam dugaan money politic tersebut.

Menurut Nasrullah, rata-rata money politic tersebut tertangkap langsung oleh Panwas dan PPL, berdasarkan informasi dari masyarakat. Bahkan, money politicjuga dilakukan saat pelaksanaan pemungutan suara tanggal 9 Desember kemarin. Jika cukup bukti terjadinya money politic, lanjut Nasrullah, pelaku bisa dijerat dengan Undang-Undang Pemilu ataupun dengan pidana umum. Sebab, jika hanya menggunakan Undang-Undang Pemilu, proses hukumnya dibatasi oleh waktu dan jika terbukti, Pasangan Calon bisa dianulir meski sudah dilantik sebagai kepala daerah terpilih.

Nasrullah menambahkan, selain dugaan money politic, bawasalu juga merekomendasikan dilakukannya pemungutan suara ulang di 62 tps. Diantara karena adanya pemilih dibawah umur, serta terjadinya perampasan kotak suara oleh pasangan calon. (Fit)

(425 views)