Aliansi Masyarakat Peduli Konstitusi Segera Gugat KPU Jember Melalui PTUN

ILUSTRASI - PEMILU

Jember Hari Ini – Aliansi Masyarakat Peduli Konstitusi akan segera mengajukan gugatan atas penyelenggaraan pilkada Kabupaten Jember yang dinilai melanggar konstitusi, melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Rencana gugatan itu disampaikan Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Konstitusi, Wildan Firidi, setelah mendengar penjelasan KPU yang memberlakukan diskresi atau pengecualian dan tetap melanjutkan tahapan pilkada Jember. Wildan menilai pelaksanaan pilkada Jember cacat hukum, karena kedua Paslon melanggar PKPU Nomor 8 Tahun 2015 tentang pelaporan dana kampanye. Pendapat Panwaslih yang merekomendasikan KPU menjatuhkan sanksi lain diluar ketentuan dalam PKPU No 8, dinilai tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

KPU, lanjut Wildan, seharusnya menghentikan proses penghitungan suara hasil pilkada yang cacat hukum, hingga persoalan itu memiliki keputusan hukum tetap yang membolehkan pilkada bisa dilanjutkan. Aliansi Masyarakat Peduli Konstitusi akan melakukan kajian lebih mendalam dan menyiapkan bahan gugatan kepada PTUN.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Jember, Ahmad Anis, menyatakan tetap akan melanjutkan proses penghitungan suara tingkat kecamatan hingga selesai. Jika ada pihak-pihak yang mempersoalkan pilkada Jember, ia mempersilahkan menempuh jalur konstitusi dan hukum yang sudah ada. Anis juga membantah telah membuat kebijakan sendiri yang bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sebab, yang dilakukan KPU sudah sesuai dengan pendapat Panwaslih. (Fath)

(503 views)