Pemerintah kabupaten Jember rupanya gagal mempertahankan penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terhadap APBD tahun 2013.
BPK RI memberikan penilaian wajar dengan pengecualian (WDP) terhadap penggunaan APBD Jember tahun 2013. Dengan penilaian WDP, ada sejumlah catatan yang diberikan BPK RI terhadap pelaksanaan APBD tahun 2013.
Anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa Ayub Junaidi menyesalkan kegagalan tersebut. Sejak awal menurut Ayub, pihaknya sudah memberikan masukan kepada pemkab untuk benar- benar serius berupaya mempertahankan penilaian WTP. Semestinya catatan yang diberikan BPK RI kepada pemkab Jember ini harus benar- benar ditindaklanjuti dengan serius, agar prestasi itu bisa dipertahankan. Namun sayangnya pemkab jember gagal mempertahankan prestasi tersebut.
Untuk itulah menurut Ayub, pada saat pembahasan LPP APBD Jember tahun 2013, pihaknya akan mempertanyakan mengapa hal itu bisa terjadi. Rencananya pembahasan LPP APBD akan dimulai Senin pekan depan.
(950 views)