Menristek Optimis Produksi Masal Mobil Listrik Lebih Cepat Dari Yang Ditargetkan

Menteri Riset Dan Tehnologi Gusti Mohammad Hatta optimis produksi masal mobil listrik bisa dilakukan lebih awal dari yang ditargetkan. Apalagi presiden memberikan perhatian khusus dalam progam ini, sebagai upaya penghematan bbm dan juga mengurangi polusi.

Usai memberikan kuliah terbuka di Universitas Jember Gusti Mohammad Hatta menjelaskan, jika sesuai roadmap produksi masal akan dilakukan produksi masal sebanyak 10 ribu unit. Tetapi tahun ini prototipe mobil listrik sudah jadi, padahal sesuai target baru tahun 2013 dibuat prototype. Sehingga hatta memprediksi sebelum tahun 2018 produksi masal mobil listrik bisa dilakukan.

Hatta juga sudah berkoordinasi dengan Meneg BUMN Dahlan Iskan, yang kemudian dahlan iskan meminta 5 warga negara indonesia yang tinggal di luar negeri dan ahli dibidang otomotif pulang ke Indonesia untuk mengembangkan mobil listrik ini. Bahkan presiden sudah beberapa kali mengundang sejumlah menteri terkait, untuk membahas produksi masal mobil listrik.

Mengenai harga Hatta memastikan 35 persen lebih murah dibanding harga prototype. Apalagi operasional mobil listrik ini jauh lebih murah dibanding mobil yang menggunakan bbm, karena tidak lagi membutuhkan pelumas. Selain itu kelebihan lainnya tidak mengeluarkan polusi.

Yang lebih penting lanjut Hatta, bagaimana mensosialisasikan kepada masyarakat keunggulan mobil ini. Sehingga kepercayaan masyarakat kepada produk dalam negeri bisa tumbuh. Cara paling tepat untuk produksi masal pertama berupa bus, dibeli oleh pemerintah propinsi dan kabupaten. Baru kedepan diproduksi kendaraan station untuk masyarakat.

Selain sosialisasi, juga dibutuhkan pembangunan sarana dan prasarana pendukung lainnya. Hatta mencontohkan, pembuatan mesin charger yang mungkin bisa ditaruh di spbu-spbu dengan daya listrik tinggi, sehingga hanya dibutuhkan waktu 5-10 menit pengisian battere untuk jarak tempuh 150 kilometer.

 

(1.177 views)
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.