Polres Jember Minta Dua Kelompok Masyarakat Di Puger Tidak Terprovokasi

Polres Jember meminta kepada dua kelompok di Puger, untuk saling menahan diri dan tidak termakan aksi provokasi dari pihak tidak bertanggung jawab.

Kapolres Jember Ajun Komisaris Besar Polisi Jayadi mengatakan, pasca Putusan MUI keluar, pihaknya langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, untuk menentukan langkah- langkah selanjutnya.

Jayadi menambahkan, jangan sampai pasca turunnya  hasil kajian MUI itu, justru masyarakat bertindak sendiri. Sebab itu akan merugikan dan justru menimbulkan konflik baru di masyarakat.

Jayadi mengaku, beberapa waktu yang lalu pihaknya juga telah terjun ke lapangan, untuk menurunkan sejumlah spanduk tak bertuan yang terpasang di beberapa titik. Ini dikarenakan isi spanduk tersebut bernada provokatif dan bisa menimbulkan konflik horizontal di tengah masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, Puluhan Warga NU Puger Senin kemarin, mendatangi Kejaksaan Negeri Jember. Mereka mendesak agar kejaksaan segera menutup salah satu pesantren di puger, yang oleh MUI, faham ajarannya dinilai berbeda dengan masyarakat puger pada umumnya.

(1.312 views)
Tag: