18 PAC Demokrat Jember: Proses Demokrasi Di Tubuh Partai Mati

Setelah sebelumnya menyegel Kantor DPC Demokrat Jember, Senin siang 18 Pengurus Anak Cabang Demokrat Jember, menggelar aksi istighosah dengan membawa keranda mayat di Depan Kantor DPC.

Ketua PAC Demokrat Balung Ahmad Baidowi mengatakan, sengaja ia dan rekan-rekannya membawa keranda  mayat sebagai bentuk matinya proses demokrasi di internal DPC Partai Demokrat Jember. Terbukti pada saat muscab lanjutan yang digelar di Surabaya beberapa waktu silam, ia dan 17 PAC lainnya tidak diperkenankan masuk ke arena muscab.

Padahal kata Baidowi, jelas-jelas ia dan rekan-rekannya merupakan pemilik sah suara pada saat muscab. Untuk itulah, sebagai bentuk penolakan terhadap hasil muscab lanjutan yang memenangkan Saptono, ia dan 17 PAC melakukan istighosah dan tetap akan menduduki Kantor DPC.

Baidowi meminta kepada Pak De Karwo untuk segera turun tangan terkait persoalan di internal Demokrat Jember. Karena sampai saat ini kondisi demokrat belum kondusif. Ia kawatir jika tidak segera turun tangan, maka Demokrat Jember akan pecah.

Sementara Ketua Terpilih DPC Demokrat Jember Saptono Yusuf, beberapa waktu lalu menilai, proses muscab sudah final. Untuk itu ia berserta tim formatur telah mengajukan surat permohonan SK kepada DPP. Sebab jika terus berlarut-larut dalam konflik, Saptono kawatir akan berdampak kepada kebesaran partai.

(948 views)
Tag: