Akibat Belum Milik RPJP, Arah Pembangunan Jember Belum Tertata Dengan Baik

Kabupaten jember selama ini belum memiliki rencana pembangunan jangka panjang (RPJP). Akibatnya, setelah pergantian kepala daerah akan terjadi perubahan kebijakan pula.

Wakil Ketua DPRD Jember, Miftahul Ulum ketika dikonfirmasi menjelaskan, semestinya pasca perubahan aturan tentang otonomi daerah, Kabupaten Jember telah memiliki RPJP.  Karena di dalamnya akan dituangkan keinginan masyrakat jember dalam bentuk rencana pembangunan selama 25 tahun kedepan.

Paling tidak lanjut ulum, dengan adanya rpjp dapat dijadikan visi misi kepala daerah selama lima tahun, yang kemudian dituangkan ke dalam bentuk rencana pembangunan angka menengah daerah atau RPJMD.

Ulum menilai, selama ini program kepala daerah yang baru, hampir bisa dipastikan akan berbeda dengan kepala daerah sebelumnya. Padahal semestinya ada beberapa program kepala daerah lama yang telah berjalan, harus dilanjutkan oleh kepala daerah baru.

Lebih lanjut ulum menjelaskan, saat ini DPRD Jember telah berkoordinasi dengan eksekutif terkait penyusunan rpjp tersebut. Informasi terakhir yang ulum dapatkan rpjp itu mulai disusun oleh pemkab jember.

Ulum berharap, dengan adanya rpjp nantinya, pembangunan jember selama 25 tahun kedepan akan mengacu kepada dokumen tersebut. Begitupun dengan rekomendasi dprd terhadap lkpj bupati, akan lebih mengena pada substansi persoalan.

(1.307 views)
Tag: