FKAB Nilai Kejaksaan Tak Konsisten Dalam Penanganan Kasus Korupsi

Kinerja Kejaksaan Negeri Jember dalam penanganan kasus korupsi kembali mendapat sorotan tajam dari kalangan LSM. Kejaksaan Negeri Jember dinilai tidak konsisten dan kinerjanya mulai menurun. Demikian disampaikan coordinator LSM Forum Komunikasi Anak Bangsa (FKAB) Suharyono.

Suharyono berpendapatm di awal-awal proses penyelidikan beberapa kasus dugaan korupsi, seperti Dana Alokasi Khusus, kemudian dugaan pemotongan anggaran bappekab, kejaksaan terlihat sangat garang.

Namun entah mengapa kata Suharyono, setelah statusnya naik dari penyelidikan menjadi penyidikan, kemudian telah menetapkan tersangka, justru kejaksaan terkesan kurang serius.  Sehingga jangan heran di tengah masyarakat muncul pandangan miring terkait keseriusan kejaksaan untuk mengungkap kasus korupsi.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Jember Wilhelmus Lingitubun ketika dikonfirmasi membantah jika kinerja kejaksaan semakin menurun. Justru kata dia, minggu lalu kejaksaan telah mendatangi kementrian pendidikan nasional, dan beberapa perguruan tinggi, untuk meminta keterangan dari saksi ahli terkait kasus dana alokasi khusus.

Lebih lanjut Lingitubun menerangkan, saat ini kejaksaan terus mengumpulkan sejumlah bukti, seperti keterangan ahli dan melakukan koordinasi dengan BPKP, untuk menghitung kerugian Negara.

(916 views)
Tag: