KPTR Berharap Harga Gula Petani Dihargai 7 Ribu Rupiah Perkilogram

Ketua Koperasi Petani Tebu Rakyat Jember Marzuki Abdul Ghofur berharap pabrik gula Semboro mematok harga gula petani di kisaran 7 ribu rupiah. Sebab jika gula petani dihargai kurang dari 7 ribu, petani akan mengalami kerugian. Parahnya lagi besar kemungkinan hasil panen tebu Jember eksodus ke pabrik gula lain.

Menurut Marzuki, PG Semboro akan mulai musim giling tanggal 22 Mei mendatang. Bahkan saat ini persiapan PG Semboro menjelang musim giling sudah mencapai 95 persen. Tetapi PG Semboro belum memberikan kepastian harga gula petani. Meski demikian dengan sistem kemitraan yang dibagun antara PG dengan petani saat ini, Marzuki yakin PG akan memenuhi harga yang diminta oleh petani.

Sedangkan kepada petani Marzuki berharap tetap menjaga komitmen kemitraan, dengan mensuplai kebutuhan tebu PG Semboro. Jangan sampai kejadian 2009 lalu terulang, dimana banyak hasil panen petani dijual kepada pabrik gula lain. Padahal petani sudah terikat kemitraan dengan PG Semboro.

Marzuki mengakui selama ini ada keengganan petani tebu di Jember mensuplai bahan baku ke PG Semboro, karena dari beberapa PG yang ada di sekitar Jember, PG Semboro yang paling kecil rendemennya. Tetapi dengan forum temu kemitraan yang sudah mulai berjalan di beberapa wilayah, Marzuki berharap rendemen PG Semboro diatas 7 sesuai dengan instruksi menteri pertanian.

(1.327 views)
Tag: