Kawan KISS FM.
Puluhan petani di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember mengaku mengalami gagal panen yang diduga kuat akibat dampak limbah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari.
Sedikitnya 10 hektare lahan pertanian milik sekitar 15 hingga 20 petani terdampak. Gagal panen ini dipicu oleh tidak berfungsinya saluran irigasi secara optimal. Selain mengalami kerusakan, aliran irigasi juga tercemar limbah sampah yang menghambat suplai air bersih ke area persawahan.
Salah seorang petani, Didik Rudi Hartono kepada KISS FM, Jumat 17 April mengungkapkan bahwa persoalan limbah dari TPA Pakusari bukanlah hal baru. Keluhan tersebut, kata dia, sudah lama dirasakan para petani di sekitar lokasi TPA karena berdampak langsung terhadap produktivitas pertanian.
Ia menjelaskan, sebelum terdampak limbah, setiap hektare lahan mampu menghasilkan hingga 6 ton padi. Namun setelah tercemar, hasil panen merosot drastis menjadi sekitar 1 ton per hektare.
Bahkan tahun ini pihaknya menyebut sudah tidak bisa produksi sama sekali. Tanaman padi sulit tumbuh, dan jika pun tumbuh, akan mengering sebelum masa panen.
Didik menegaskan, para petani menuntut adanya ganti rugi serta perbaikan dan normalisasi saluran irigasi oleh pihak terkait.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, menyayangkan terganggunya produktivitas pertanian akibat persoalan tersebut. Ia mengaku telah menerima sejumlah pengaduan dari petani di Kecamatan Pakusari yang mengeluhkan kondisi serupa, yakni air irigasi yang tercampur limbah sampah.
Candra berharap pemerintah segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut dan tidak membiarkan petani terus merugi.
Ia juga mengingatkan agar Pemerintah Kabupaten Jember tidak kembali mendapatkan sanksi akibat kelalaian dalam pengelolaan sampah. Pasalnya, sebelumnya Pemkab Jember telah menerima sanksi dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Dalam surat tertanggal 14 Januari 2026, Kementerian Lingkungan Hidup bahkan memerintahkan penghentian pengelolaan sampah dengan sistem pembuangan terbuka (open dumping) seperti yang dilakukan di TPA Pakusari.
<<<<< Fit
(51 views)