Bupati Jember Minta Warga Tak Mudah Viralkan Menu MBG

Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta masyarakat agar tidak mudah memviralkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya karena perbedaan selera. Menurutnya, reaksi berlebihan di media sosial justru berpotensi menimbulkan salah paham dan masalah di kemudian hari.

Fawaiti pada Kamis (05/02/2026) menegaskan, MBG merupakan program strategis yang manfaatnya sangat besar, mulai dari pemenuhan gizi anak sekolah, ibu hamil, hingga pengentasan kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.

Berdasarkan Instruksi Presiden Tahun 2025, kepala daerah memiliki kewenangan melakukan pengecekan langsung ke dapur-dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk memberikan rekomendasi apabila ditemukan pelanggaran Standar Operasional Prosedur.

Fawait memastikan, pemerintah Kabupaten Jember serius membantu pemerintah pusat dalam pengawasan MBG agar makanan yang disalurkan sesuai standar Badan Gizi Nasional. Namun, ia mengingatkan agar persoalan yang muncul akibat perbedaan selera, seperti rasa atau jenis menu, sebaiknya diklarifikasi terlebih dahulu sebelum disebarkan ke publik.

Menurutnya, setiap keluhan seharusnya ditanyakan kepada pihak yang berkompeten agar tidak menimbulkan kegaduhan yang justru merugikan tujuan mulia program MBG.

Meski demikian, bupati menegaskan tidak akan ragu merekomendasikan penutupan operasional SPPG, jika ditemukan dapur MBG yang tidak menjalankan standar dan membahayakan kesehatan Masyarakat. (Rusdi)

(241 views)