Kawan KISS FM,
Penyaluran air bersih PDAM ke tujuh ribu pelanggan di Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, terganggu. Hal tersebut dampak dari banjir yang menyebabkan kinerja intake Instalasi Pengolahan Air (IPA) tersumbat.
Direktur Utama Perumdam Tirta Pandalungan, Miftahur Ridho, Sabtu, 28 Desember, mengatakan hujan deras sejak beberapa pekan lalu di Jember menyebabkan air di beberapa sungai meluap. Banjir tersebut membawa material pasir bercampur lumpur dan sampah rumah tangga, sehingga menyumbat instalasi pengolahan air milik PDAM.
Ridho mencatat ada tiga instalasi pengolahan air yang tersumbat, yakni di Pakusari, Wirowlegi, dan Tegalbesar. Dengan keterbatasan tim, petugas teknis terus melakukan perbaikan secara bertahap. Hingga saat ini, instalasi pengolahan air di pertemuan Sungai Bedadung dan Jompo di Tegalbesar masih belum normal, mengakibatkan sekitar 7 ribu pelanggan terdampak.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Perumdam Tirta Pandalungan telah melakukan distribusi air bersih ke rumah pelanggan menggunakan mobil tangki. Ridho berharap selama proses perbaikan berlangsung, para pelanggan lebih menghemat air bersih. Sebab, banjir di Sungai Bedadung dan Jompo masih berpotensi terus terjadi.
Lebih jauh, Ridho juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, salah satunya dengan membuang sampah pada tempatnya.
(438 views)