Proyek Kantor Kecamatan Jenggawah Tidak Libatkan TP4D

 

agus budiarto

Setelah kemarin Unit Tipikor Polres Jember turun menyelidiki ambruknya atap kantor kecamatan Jenggawah, hari ini giliran kejaksaan negeri Jember menelusuri indikasi terjadinya penyimpangan dalam proyek senilai 2 milyar rupiah lebih tersebut.

Kepala seksi Intel Kejaksaan Negeri Jember Agus Budiarto menjelaskan, memang dalam proses awal LPSE berkoordinasi dengan TP4D. Namun kemudian hingga kontrak berakhir, TP4D sama sekali tidak mendapat informasi lanjutan, terkait perkembangan dan kendala yang dialami. Padahal seharusnya fungsi TP4D membantu mengawasi agar dalam pengerjaannya sesuai aturan dan tepat waktu.

Dengan tidak adanya koordinasi lebih lanjut ini menurut Agus, patut diduga ada indikasi penyimpangan dan peebuatan melawan hukum. Namun untuk memastikannya tentu perlu dilakukan klarifikasi lebih jauh. Kejaksaan lanjut Agus, juga sudah memanggil PPK, konsultan pengawas dan pelaksana proyek, yang saat ini dalam proses dimintai keterangan.

Lebih jauh Agus menjelaskan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan polres Jember, untuk melakukan penyelidikan awal terlebih dahulu. Dalam perkembangannya nanti tentu akan dikoordinasikan bersama antara kejaksaan dan kepolisian.

(106 views)