Fawait Ingatkan Sekolah Jangan Manipulasi Data Dapodik demi Akreditasi

Kawan KISS FM.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengingatkan seluruh guru dan pengelola sekolah agar tidak memanipulasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) hanya demi mendapatkan nilai akreditasi yang baik. Data fasilitas dan kondisi bangunan sekolah harus dilaporkan sesuai kenyataan agar pemerintah pusat bisa memetakan kebutuhan bantuan secara tepat sasaran.

Pesan tersebut disampaikan Fawait saat kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Pendopo Desa Sidorejo, Kecamatan Umbulsari, Selasa, 3 November 2026.

Fawait mencontohkan, sekolah yang sebenarnya tidak memiliki komputer tidak boleh melaporkan fasilitas komputer milik sekolah lain sebagai asetnya. Begitu pula bangunan yang mengalami kerusakan harus dilaporkan sesuai kondisi sebenarnya, bukan justru dinyatakan dalam keadaan baik.

Menurut Fawait, manipulasi data tersebut justru merugikan sekolah karena pemerintah pusat kesulitan mengetahui kondisi dan kebutuhan riil masing-masing lembaga pendidikan.

Ia menyebut, setelah data Dapodik diperbaiki, ternyata terdapat 1.531 gedung sekolah dalam kondisi rusak berat di Jember. Jumlah itu belum termasuk sekolah yang mengalami kerusakan sedang dan ringan. Hasilnya, pada 2025 Jember mendapatkan alokasi bantuan revitalisasi sekolah.

Pada 2026, sebanyak 410 sekolah negeri dan swasta di Jember mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah pusat. Penerimanya mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai TK, RA, SD hingga MI.

Fawait membandingkan, sebelumnya bantuan pemerintah pusat untuk sektor pendidikan di Jember hanya berkisar Rp6 miliar hingga Rp9 miliar. Namun, setelah dilakukan pembenahan data Dapodik, alokasi bantuan tahun ini meningkat hingga ratusan miliar rupiah. 

Karena itu, ia meminta sekolah tidak sekadar mengejar predikat akreditasi yang bagus dengan menyajikan data fasilitas yang tidak sesuai kenyataan. Sebab, nilai akreditasi yang tinggi tidak mencerminkan kualitas pendidikan apabila kondisi gedung masih rusak dan fasilitas pembelajaran tidak tersedia.

<<<< ULIL

(55 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.