Musim Penghujan Belum Tiba, BMKG Sebut Hujan di Jember Dipicu Modifikasi Cuaca

ilustrasi

Kawan KISS FM.

Kabupaten Jember diperkirakan mulai memasuki masa peralihan musim atau pancaroba pada pertengahan hingga akhir November 2026. Sementara awal musim hujan diprakirakan terjadi pada awal Desember mendatang.

Prakirawan BMKG Pos Meteorologi Jember, Adi Rohman Firdausi, Kamis 29 Oktober menjelaskan, hingga akhir Oktober dan awal November ini, wilayah Jember masih berada pada fase akhir musim kemarau menuju pancaroba.

Adi mengatakan, hujan yang terjadi di Jember dalam beberapa hari terakhir salah satunya berkaitan dengan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) oleh BPBD bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dalam kegiatan tersebut, pesawat modifikasi cuaca melintasi sejumlah wilayah di Jawa Timur, termasuk Jember.

Selain itu, peningkatan pertumbuhan awan juga dipengaruhi pertemuan massa angin dari Australia yang bergerak dari tenggara dengan angin dari arah timur laut yang berasal dari wilayah Pasifik Barat. Pertemuan angin tersebut terjadi di sekitar Laut Jawa dan turut memengaruhi kondisi atmosfer di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

BMKG memperkirakan, curah hujan di Jember berpotensi meningkat pada November dibandingkan Oktober, terutama menjelang akhir bulan. Pada masa pancaroba, hujan umumnya berpotensi turun dengan intensitas sedang hingga lebat pada sore menjelang malam hari.

Meski demikian, Adi menegaskan, perkembangan cuaca tetap bergantung pada dinamika atmosfer yang akan terus dipantau BMKG. 

Sementara untuk prakiraan cuaca dalam beberapa hari ke depan hingga akhir pekan, kondisi di sebagian besar wilayah Kabupaten Jember diperkirakan kembali cerah hingga cerah berawan.

Meski demikian, potensi hujan ringan masih dapat terjadi di sejumlah wilayah, terutama di bagian timur Kabupaten Jember. Karena itu, masyarakat diimbau tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan.

<<<<< ULIL

(266 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.