
Kawan KISS FM.
Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember mulai menyusun Rencana Tata Tanam Global (RTTG) untuk tahun 2027. Penyusunan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi keterbatasan air irigasi, terutama di wilayah yang bergantung pada curah hujan untuk memenuhi kebutuhan air pertanian.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas TPHP Kabupaten Jember, Luhur Prayogo, Kamis 22 Oktober menjelaskan, berdasarkan prakiraan BMKG, awal musim hujan diperkirakan berlangsung pada akhir November. Namun, petani perlu mengantisipasi kemungkinan hujan baru mulai turun pada Desember.
Karena itu, petani di wilayah yang mengalami keterbatasan air disarankan mempertimbangkan waktu tanam padi dengan memperhatikan kondisi cuaca dan ketersediaan air.
Luhur mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah musim hujan pada tahun 2027 akan berlangsung lebih pendek atau bagaimana kondisi musim secara keseluruhan. Saat ini, penyusunan RTTG masih dilakukan sebagai dasar penentuan pola tanam dan langkah antisipasi menghadapi kondisi tersebut.
Menurutnya, penyusunan RTTG juga mempertimbangkan pemetaan wilayah yang masih memungkinkan untuk diprioritaskan dalam penanganan pertanian dan peningkatan produktivitas. Sementara itu, wilayah dengan ketersediaan air terbatas akan dipetakan untuk menentukan langkah mitigasi, termasuk kemungkinan penyesuaian pola tanam.
Dengan perencanaan tersebut, diharapkan kegiatan pertanian di Jember dapat disesuaikan dengan kondisi ketersediaan air, sehingga risiko kerugian petani akibat kekeringan bisa ditekan.
<<<< ULIL
(45 views)