Retakan Sepanjang 30 Meter di Gumitir Dikhawatirkan Semakin Melebar

Kawan KISS FM.

Retakan sepanjang kurang lebih 30 meter kembali ditemukan di jalan nasional kawasan Gunung Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember. BPBD Jember langsung melakukan mitigasi dan menyiapkan langkah penanganan darurat untuk mencegah retakan semakin parah saat memasuki musim hujan.

Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, Rabu 7 Oktober mengatakan retakan tersebut ditemukan berdasarkan hasil survei lapangan tim gabungan dan koordinasi awal dengan instansi terkait. Retakan berada di kilometer 33, sebelum Menara TVRI, dengan panjang kurang lebih 30 meter.

Menurut Edy, kondisi tersebut perlu segera ditangani sebelum memasuki puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada awal Desember. Jika tidak segera ditangani, retakan dikhawatirkan semakin melebar dan berpotensi memicu longsor serta membahayakan pengguna jalan.

Karena itu, BPBD Jember akan menggelar rapat koordinasi lanjutan pada Kamis, 8 Oktober 2026, untuk menentukan langkah penanganan yang diperlukan bersama sejumlah instansi terkait.

Salah satu persoalan yang turut menjadi perhatian adalah keberadaan pohon beringin di bahu jalan sekitar lokasi retakan. Pohon tersebut dinilai memiliki sisi positif dan negatif terhadap kondisi tanah di sekitar jalan.

Di satu sisi, akar pohon dapat membantu menahan tanah. Namun di sisi lain, keberadaan pohon juga berpotensi memberikan beban atau tarikan terhadap struktur tanah di lokasi retakan.

Karena itu, tim gabungan mengusulkan dilakukan perempesan atau pemangkasan terhadap pohon beringin tersebut sebagai bagian dari langkah mitigasi.

Edy menambahkan, rakor lanjutan akan melibatkan lintas instansi, yakni Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional atau BBPJN, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Satlantas, BPBD, serta Perhutani.

Rapat tersebut akan digelar di kantor BPBD Jember untuk menentukan langkah penanganan darurat terhadap retakan jalan nasional di kawasan Gunung Gumitir.

Sebelumnya, BPBD Jember menerima laporan mengenai munculnya retakan di ruas jalan nasional Gunung Gumitir. Setelah menerima laporan pada Selasa, 6 Oktober 2026, Edy Budi Susilo bersama tim langsung turun ke lokasi untuk melakukan mitigasi dan asesmen.

Retakan serupa juga pernah ditemukan di kawasan tersebut pada tahun sebelumnya. Saat itu, tim gabungan dari Balai Bina Marga melakukan penanganan dan perbaikan terhadap bagian jalan yang mengalami keretakan.

BPBD Jember mengimbau pengendara yang melintas di kawasan Gunung Gumitir meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan turun, sembari menunggu langkah penanganan lebih lanjut dari instansi terkait.

<<<<< HAFIT

(33 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.