Hingga Awal Oktober 2026, BPBD Catat Karhutla di Jember Capai 84 Kejadian

Kawan KISS FM.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mencatat sebanyak 84 kejadian kebakaran hutan dan lahan hingga 4 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, 11 kejadian merupakan kebakaran hutan dan 73 lainnya kebakaran lahan dan rumah yang tersebar di 22 kecamatan.

Kepala BPBD Kabupaten Jember Edy Budi Susilo, Senin 5 Oktober mengatakan, intensitas kebakaran mulai meningkat sejak Agustus dan semakin tinggi memasuki September 2026. Bahkan, petugas hampir setiap hari harus melakukan pemadaman di sejumlah titik.

Menurut Edy, wilayah yang mengalami kebakaran tersebar di sejumlah kawasan pegunungan dan perbukitan Jember, mulai Pegunungan Tumpang Wulung, kawasan Meru Betiri, Argopuro, hingga sejumlah perbukitan lainnya.

Edy mengatakan, laporan mengenai titik api umumnya diterima BPBD setelah kebakaran sudah terjadi. Karena itu, petugas masih melakukan identifikasi untuk mengetahui penyebab awal masing-masing kejadian.

Sejumlah dugaan penyebab yang ditemukan di lapangan antara lain pembakaran sisa lahan tebu, pembakaran semak belukar, serta kebakaran di kawasan yang terdapat barongan bambu.

Sementara di kawasan hutan, khususnya wilayah Pegunungan Puger Wetan, terdapat dugaan kebakaran yang berkaitan dengan aktivitas masyarakat. Salah satunya diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pemancing.

Meski demikian, Edy menegaskan BPBD belum dapat memastikan pihak yang bertanggung jawab atas setiap kejadian sebelum ada hasil identifikasi dan bukti yang mendukung.

Menurutnya, penanganan saat ini lebih difokuskan pada pemadaman dan pencegahan agar api tidak meluas, terutama karena sebagian besar lokasi memiliki material kering yang mudah terbakar.

Di sisi lain, Edy mengatakan masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi kebakaran meskipun sejumlah wilayah Jember mulai diguyur hujan. Berdasarkan prakiraan yang diterima BPBD, puncak hujan diperkirakan berlangsung hingga akhir November 2026, sedangkan hujan diperkirakan mulai rutin turun pada awal Desember.

BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas yang menggunakan api di lahan terbuka. Warga diminta tidak meninggalkan api dalam kondisi masih menyala dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang dipenuhi vegetasi kering.

<<<< ULIL

(48 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.