
Kawan KISS FM.
Bupati Jember Muhammad Fawait menjelaskan alasan Pemkab Jember menjalankan Gerakan 1.200 Nakes melalui program Home Care. Menurutnya, program tersebut bukan untuk menambah pekerjaan baru bagi tenaga kesehatan, melainkan sebagai upaya agar sekitar 1.200 nakes yang dinilai berlebih tidak menjadi nonjob.
Fawait mengatakan, setelah melakukan pemetaan jumlah ASN dan pekerja yang setara dengan ASN, Pemkab Jember menemukan adanya kelebihan tenaga kesehatan di sektor kesehatan. Bahkan, menurutnya, terdapat puskesmas yang memiliki jumlah pekerja hingga sekitar 120 orang.
Karena tidak ingin merumahkan para nakes, terutama mereka yang berstatus P3K paruh waktu, Fawait menyebut Pemkab Jember mencari penugasan yang sesuai dengan jumlah tenaga yang tersedia. Salah satunya melalui program Homecare.
Fawait menjelaskan, program Homecare nantinya menjadi salah satu bentuk penugasan bagi para nakes untuk memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat. Dengan cara tersebut, para nakes tetap memiliki pekerjaan dan dapat menjalankan tugas sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan.
Menurut Fawait, langkah tersebut juga disiapkan karena pemerintah pusat diperkirakan akan mengangkat P3K paruh waktu menjadi P3K penuh waktu pada awal 2027. Karena itu, pemerintah daerah harus memastikan para nakes tersebut memiliki pekerjaan dan penugasan yang jelas.
<<<< RUSDI
(16 views)