
Kawan KISS FM,
Pemerintah Kabupaten Jember bersama Pertamina terus berupaya mengurai antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Jember.
Jika antrean BBM masih terjadi hingga Rabu, 9 September 2026, Bupati Jember Muhammad Fawait menyiapkan sejumlah langkah taktis untuk mengurangi dampaknya terhadap mobilitas masyarakat.
Salah satu opsi yang disiapkan adalah menerapkan pembelajaran dari rumah atau secara daring bagi siswa di Kabupaten Jember.
Selain siswa, Pemkab Jember juga mempertimbangkan penerapan work from home atau WFH bagi aparatur sipil negara apabila kondisi antrean BBM masih berdampak terhadap aktivitas dan mobilitas masyarakat.
Bupati Jember Muhammad Fawait memastikan ketersediaan stok BBM di Jember saat ini dalam kondisi aman.
Bahkan, menurutnya, persediaan BBM disebut melebihi kebutuhan normal masyarakat.
Karena itu, Pemkab Jember berharap kondisi tersebut dapat segera mengakhiri antrean panjang di sejumlah SPBU.
Pemkab Jember juga terus berkoordinasi dengan Pertamina dan aparat kepolisian untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar serta mencegah adanya praktik penimbunan.
Bupati menegaskan, pihak yang terbukti melakukan penimbunan BBM akan ditindak secara tegas dan terukur sesuai ketentuan yang berlaku.
<<<<
Rusdi
(34 views)