
Kawan KISS FM.
Kemacetan hingga 15 kilometer di kawasan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menghambat distribusi BBM ke Kabupaten Jember. Kondisi ini membuat waktu tempuh mobil tangki dari Terminal Tanjung Wangi menuju wilayah Tapal Kuda menjadi lebih lama dari biasanya.
Area Manager Communication, Relation and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinius, Ahad Rahedi, mengatakan Jember merupakan salah satu wilayah Tapal Kuda yang mendapatkan pasokan BBM dari Terminal Tanjung Wangi, Banyuwangi.
Karena itu, kepadatan lalu lintas di jalur utama menuju Pelabuhan Ketapang turut berdampak pada kelancaran pengiriman BBM ke sejumlah SPBU di Jember.
Ahad mengatakan Pertamina terus memantau stok di 41 SPBU di Kabupaten Jember.
Sementara ini, pengiriman diprioritaskan ke SPBU yang mengalami peningkatan permintaan paling tinggi, dengan sembilan titik tercatat memiliki permintaan lebih tinggi dibandingkan SPBU lainnya.
Untuk mempercepat distribusi, Ahad menjelaskan Pertamina menyiapkan skema alih suplai dengan memanfaatkan terminal lainnya, termasuk terminal di Malang dan Surabaya.
Langkah ini dilakukan sebagai jalur alternatif untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat Jember tetap terpenuhi di tengah hambatan distribusi dari Terminal Tanjung Wangi.
Ahad juga meminta masyarakat tidak melakukan panic buying dengan membeli BBM secara berlebihan.
Menurutnya, BBM tetap tersedia dan antrean yang terjadi tidak menunjukkan adanya kelangkaan. Sementara Pertamina terus mempercepat pengiriman ke SPBU yang membutuhkan pasokan.
Pertamina juga berkoordinasi dengan pengelola Pelabuhan Ketapang, kepolisian, dan Dinas Perhubungan untuk mempercepat pemulihan arus lalu lintas.
Ahad mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi mengenai kondisi stok BBM di Jember.
<<<<
RUSDI
(133 views)