
Kawan KISS FM.
Pemerintah Kabupaten Jember memastikan menyiapkan anggaran sebesar Rp26,2 miliar untuk program bantuan seragam sekolah dan sepatu bagi siswa baru SD Negeri dan SMP Negeri pada tahun anggaran 2027.
Program tersebut menyasar sekitar 48 ribu siswa yang terdiri dari 32 ribu siswa kelas 1 SD Negeri dan 16 ribu siswa kelas 7 SMP Negeri di Kabupaten Jember.
Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengatakan, kepastian alokasi anggaran tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam rapat gabungan Badan Anggaran DPRD Jember bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah atau TAPD di ruang Banmus, Senin sore, 31 Agustus 2026.
Dalam pembahasan tersebut, anggaran bantuan seragam dan sepatu yang ditempatkan pada Dinas Pendidikan Jember terbagi menjadi dua alokasi. Untuk 32 ribu siswa kelas 1 SD Negeri disiapkan anggaran sekitar Rp16,6 miliar.
Sementara itu, untuk 16 ribu siswa kelas 7 SMP Negeri dialokasikan sekitar Rp9,6 miliar.
Khusus siswa SD Negeri, bantuan yang diberikan mencakup seragam sekolah sekaligus sepatu. Dengan demikian, total penerima program mencapai 48 ribu siswa dengan keseluruhan anggaran Rp26,2 miliar.
Halim menyebut, anggaran tersebut akan direalisasikan pada awal tahun ajaran baru 2027, sesuai dengan pelaksanaan APBD tahun anggaran 2027.
Ia mengapresiasi keputusan tersebut karena dinilai menjadi bagian dari realisasi komitmen pemerintah daerah dalam memberikan bantuan seragam sekolah bagi siswa baru.
Sementara itu, untuk rencana pengadaan seragam bagi peserta pengajian dan warga belajar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM, pengalokasian anggarannya masih akan disesuaikan dengan jumlah penerima serta ketentuan teknis yang berlaku.
Halim menjelaskan, selain siswa SD dan SMP Negeri, terdapat peserta didik lain yang merupakan warga Jember dan berada dalam ekosistem pendidikan daerah, seperti siswa Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, serta peserta PKBM.
Namun, rencana penganggaran untuk kelompok tersebut masih menunggu proses pengkajian dan pengujian regulasi untuk memastikan apakah anggaran daerah dapat dialokasikan.
Sebelumnya, anggota Banggar DPRD Jember Sunarsih Khoris meminta agar rencana anggaran seragam bagi peserta PKBM dengan sasaran sekitar 90 ribu penerima di Dinas Pendidikan Jember dievaluasi dan dikaji ulang.
Evaluasi diperlukan untuk memastikan sasaran penerima, besaran anggaran, serta dasar hukum pengalokasian program tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
<<<< Hafit
(37 views)