Kantor Balai TN Meru Betiri Jember Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan Dua Jam Kemudian

Kawan KISS FM.

Kantor Balai Taman Nasional Meru Betiri atau TNMB di Jalan Sriwijaya Nomor 53, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Jember, terbakar pada Senin malam, 31 Agustus 2026.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.23 WIB tersebut langsung mendapat penanganan dari Tim Reaksi Cepat atau TRC BPBD Kabupaten Jember bersama petugas pemadam kebakaran dan sejumlah unsur terkait.

Tim TRC BPBD Jember, Iqbal Fathoni, mengatakan api pertama kali diketahui muncul dari salah satu ruangan kantor. Sekitar pukul 19.30 WIB, petugas jaga melihat kobaran api semakin besar dan mulai merambat ke sejumlah bagian bangunan.

Informasi kebakaran kemudian disampaikan warga kepada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana atau Pusdalops PB BPBD Jember. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jember.

TRC BPBD Jember berangkat menuju lokasi sekitar pukul 19.45 WIB dan tiba sekitar pukul 20.00 WIB. Di lokasi, petugas bersama Damkar, Polsek, Koramil, Satpol PP, perangkat kecamatan, pengelola Balai TN Meru Betiri, serta relawan langsung melakukan penanganan kebakaran.

Iqbal menjelaskan, TRC BPBD turut membantu proses pemadaman dengan menggunakan Alcon. Selain membantu pemadaman, petugas juga melakukan asesmen serta dokumentasi terhadap kondisi bangunan yang terdampak kebakaran.

Sementara itu, anggota Damkar Mako Induk Regu C, Didit Priyanto mengatakan petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan pemadaman sekaligus proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.

Setelah sekitar dua jam dilakukan penanganan, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB. Pihaknya melaporkan pada proses akhir, tim Damkar tinggal melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa. 

Akibat kejadian tersebut, sejumlah ruangan di Kantor Balai TN Meru Betiri mengalami kerusakan akibat terbakar. Hingga proses penanganan selesai, belum ada laporan mengenai dampak lain maupun korban akibat peristiwa tersebut.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak terkait.

Selama proses pemadaman, tidak dilaporkan adanya kendala berarti. Setelah api berhasil dipadamkan, kondisi di sekitar Kantor Balai TN Meru Betiri dinyatakan aman dan kondusif.

BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat melakukan aktivitas yang berhubungan dengan sumber api.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah unsur terlibat, di antaranya BPBD Jember, Damkar, Polsek, Koramil, Balai TN Meru Betiri, perangkat kecamatan dan kelurahan, Satpol PP, relawan MDMC, Baret Rescue, serta masyarakat.

<<<< Ulil

(10 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.