Ekonomi dan Kondisi Kesehatan Hambat Lansia serta Balita Stunting di Jember Akses Layanan Puskesmas

Kawan KISS FM.

Kendala ekonomi dan keterbatasan kondisi kesehatan masih menjadi penghalang bagi sejumlah lansia dan balita stunting di Kabupaten Jember untuk memperoleh layanan kesehatan di puskesmas. Kondisi tersebut dialami beberapa warga di Kecamatan Pakusari yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan meski telah tersedia layanan berobat gratis.

Salah satunya dialami Sani (80) dan Niti (75), warga Dusun Gempal, Desa Pakusari, serta seorang balita stunting berinisial F asal Desa Sumber Pinang. Mereka mengalami hambatan berobat bukan karena jarak menuju puskesmas, melainkan keterbatasan ekonomi dan kondisi fisik.

Kader Posyandu Dusun Gempal, Fitriana, Rabu 14 Juli menjelaskan Sani merupakan lansia dengan gangguan daya ingat yang tinggal seorang diri setelah suaminya meninggal dunia dan tidak memiliki anak. Kondisi tersebut membuatnya tidak mampu datang sendiri ke puskesmas karena kerap lupa arah pulang. Menurut Fitriana, warga dengan keterbatasan fisik maupun ekonomi membutuhkan layanan kesehatan yang dapat menjangkau langsung ke rumah pasien.

Selain itu, kata Fitriana, terdapat warga yang enggan berobat karena trauma menjalani operasi usus buntu pada masa pandemi Covid-19. Ada pula pasien yang mengalami stroke berat sehingga mobilitasnya sangat terbatas untuk datang ke fasilitas kesehatan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Puskesmas Pakusari dr. Dian mengatakan pihaknya mulai mengintensifkan layanan kunjungan rumah bagi pasien yang memiliki keterbatasan mobilitas. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Sani didiagnosis mengalami demensia ringan yang ditandai dengan gangguan ingatan jangka pendek, meski masih mengenali identitas dirinya.

dr. Dian menambahkan, saat ini terdapat delapan pasien di wilayah kerja Puskesmas Pakusari yang menjadi prioritas layanan home visit. Program tersebut dilakukan untuk memastikan kelompok rentan, termasuk lansia dan penyandang disabilitas, tetap memperoleh hak atas pelayanan kesehatan meski tidak dapat datang langsung ke puskesmas.

<<<<HAFIT

(62 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.