Personel PMI Jember Disiagakan, Antisipasi Ancaman Kekeringan dan Karhutla

Kawan KISS FM.

Menghadapi ancaman kekeringan di musim kemarau akibat fenomena El Nino yang diperkirakan melanda di berbagai wilayah di Indonesia, PMI Kabupaten Jember Rabu 1 Juli 2026, menggelar apel kesiapsiagaan bencana di halaman markas PMI dengan diikuti oleh semua elemen mulai dari pengurus, pegawai, dan relawan.

Secara nasional, Palang Merah Indonesia telah menyiapkan 200 armada truk tangki air bersih dan 200 truk bak terbuka. Dari jumlah tersebut, satu unit truk tangki berkapasitas 5000 liter diantaranya disiagakan di Jember untuk mendukung Pemerintah Kabupaten dalam penanggulangan bencana.

Truk tangki air bersih tersebut langsung disiagakan oleh PMI Kabupaten Jember mengingat data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan puncak fenomena El Nino diperkirakan terjadi pada Juli hingga September 2026 dimana berpotensi memicu terjadinya kekeringan, gagal panen serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah mengatakan, fenomena tersebut juga menyebabkan gangguan pada kesehatan seperti Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) akibat menghirup kabut asap kebakaran hutan dan sengatan panas sinar matahari yang berlebihan. Karenanya, untuk membantu masyarakat, PMI Kabupaten Jember juga mensiagakan dua unit ambulan medis serta dua unit truk bak terbuka dengan total personil kesiapsiagaan bencana berjumlah 50 relawan.

Di Kabupaten Jember sendiri terdapat enam kecamatan yang rawan terjadinya kekeringan seperti Tempurejo, Patrang, Rambipuji, Wuluhan, Kalisat, Sumbersari dan Pakusari. Namun hingga awal bulan Juli, PMI Kabupaten Jember masih belum menerima laporan terjadinya kekeringan maupun permohonan bantuan air bersih dari masyarakat.

<<<<ULIL

(79 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.