Polda Jatim Periksa Pelapor Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di Jember

Kawan KISS FM.

Kepolisian Daerah Jawa Timur memeriksa pelapor dalam kasus dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Jember, Selasa siang 30 Juni. Pelapor yang juga anggota DPRD Jember, David Handoko Seto, memenuhi undangan klarifikasi dari pengawas penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur dengan didampingi kuasa hukumnya, M. Husni Thamrin.

Menurut Thamrin, pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut atas pengaduan yang diajukan kliennya ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri pada April 2026. Laporan tersebut kemudian dilimpahkan ke Bidang Propam Polda Jawa Timur untuk ditindaklanjuti.

Sebelum menjalani klarifikasi di Polda Jatim, David juga telah dimintai keterangan oleh Seksi Pengamanan Internal (Paminal) Polres Jember terkait laporan yang sama.

Thamrin menjelaskan, selain dugaan penyelewengan BBM bersubsidi, pengaduan yang disampaikan juga memuat dugaan percobaan pembunuhan. Hingga kini, proses klarifikasi masih berlangsung di Polda Jawa Timur.

Sebelumnya, David Handoko Seto telah menjalani pemeriksaan di Paminal Polres Jember. Dalam pemeriksaan tersebut, ia mendapat 17 pertanyaan yang berfokus pada alasan dan substansi laporan yang disampaikannya kepada Propam Polri. Hingga saat ini, proses penanganan pengaduan tersebut masih terus berjalan.

Sebelumnya, pada Maret 2026 lalu David sempat memergoki sebuah truk yang diduga membeli BBM jenis solar dalam jumlah besar menggunakan empat tandon. Bahkan, ia mengaku sempat melakukan pengejaran terhadap kendaraan tersebut setelah menerima informasi dari warga mengenai aktivitas mencurigakan di SPBU Tegal Besar yang berada di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari.

Berdasarkan temuan di lapangan, SPBU tersebut terlihat tidak beroperasi karena lampu sengaja dimatikan sehingga tampak seperti telah tutup. Namun, menurut David, di balik kondisi tersebut masih berlangsung aktivitas pengisian solar bersubsidi dalam jumlah besar kepada truk yang diduga telah dimodifikasi dengan membawa empat tandon penampung BBM.

Rusdi.

(75 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.