
Kawan KISS FM.
Sejumlah pedagang di kawasan wisata Pantai Watu Ulo, Kecamatan Ambulu, Jember, mengeluhkan menurunnya jumlah pengunjung dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap omzet pedagang yang kini jauh menurun dibandingkan sebelumnya.
Salah seorang pedagang, Susi, pada Minggu 21 Juni mengaku suasana Watu Ulo mulai sepi sejak diberlakukannya sistem tiket terintegrasi dengan kawasan wisata Pantai Papuma. Dia menyebut, sepinya pengunjung, mulai terasa setelah Hari Raya Idulfitri lalu. Menurutnya, sebagian besar wisatawan yang masuk melalui jalur utama lebih memilih langsung menuju Papuma tanpa singgah di Watu Ulo.
Susi mengatakan, kondisi tersebut membuat banyak pedagang memilih berhenti berjualan. Dari sekitar 10 lapak yang sebelumnya aktif di dekat areanya berjualan, kini hanya dirinya yang masih rutin membuka warung setiap hari.
Menurutnya, pendapatan saat hari biasa sangat tidak menentu. Bahkan dalam sehari, hasil penjualan terkadang hanya mencapai Rp20 ribu, bahkan pernah tidak mendapatkan pembeli.
Ia menjelaskan, keramaian baru terasa ketika ada kegiatan atau event yang digelar di kawasan wisata tersebut. Biasanya, pihak pengelola terlebih dahulu memberi informasi kepada para pedagang apabila akan ada acara yang berpotensi mendatangkan pengunjung.
Para pedagang sebelumnya juga sempat menyampaikan aspirasi terkait kondisi tersebut. Mereka berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan lebih banyak kegiatan di kawasan Watu Ulo agar roda perekonomian masyarakat sekitar kembali bergerak.
Selain berharap adanya event rutin, para pedagang juga menaruh harapan pada rencana pembangunan sirkuit drag race dan road race yang akan dibangun di kawasan Watu Ulo.
Sebelumnya, pada April 2026 lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember melalui Bidang Cipta Karya melakukan survei awal rencana pembangunan sirkuit di kawasan Pantai Watu Ulo.
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Jember, Ratna Sariwulan, menjelaskan bahwa lahan yang disiapkan untuk pembangunan sirkuit memiliki luas sekitar 1,3 hektare. Dalam perencanaan awal, lintasan road race dirancang sepanjang 500 meter, sedangkan lintasan drag race sepanjang 200 meter.
Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana yang aman bagi pecinta otomotif dan menekan aksi balap liar, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta ekonomi masyarakat sekitar.
<<<< Ulil
(75 views)