Kawan KISS FM.
Jemaah haji asal Kabupaten Jember masih akan menjalani sejumlah agenda ibadah di Arab Saudi sebelum dipulangkan ke Tanah Air pada akhir Juni 2026. Saat ini, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember tengah menyiapkan mekanisme pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah sebagai bagian dari tahapan akhir pelaksanaan ibadah haji.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Nur Sholeh, kepada KISS FM, Selasa 2 Juni mengatakan jadwal kepulangan jemaah Jember diperkirakan berlangsung pada 26 hingga 27 Juni 2026. Sebelum itu, para jemaah akan diberangkatkan terlebih dahulu ke Madinah sekitar 10 hari sebelum jadwal pulang.
Menurut Nur Sholeh, peluang jemaah untuk menuntaskan ibadah arbain atau salat berjamaah 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi masih terbuka. Namun hal itu sangat bergantung pada waktu kedatangan jemaah di Madinah.
Ia menjelaskan, apabila rombongan tiba pada pagi hari, maka kesempatan menyelesaikan arbain menjadi lebih besar karena jemaah dapat langsung mengikuti salat berjamaah sejak waktu zuhur. Sebaliknya, jika tiba menjelang atau setelah waktu zuhur, jumlah waktu salat yang dapat diikuti akan berkurang.
Masa tinggal jemaah di Madinah sendiri diperkirakan sekitar sembilan hari sebelum diberangkatkan menuju bandara untuk kembali ke Indonesia.
Selain memastikan kelancaran agenda ibadah, Kemenag juga terus memantau kondisi kesehatan jemaah. Nur Sholeh memastikan ketersediaan obat-obatan bagi jemaah haji asal Jember masih dalam kondisi aman hingga masa kepulangan.
Ia menegaskan tim kesehatan secara rutin melakukan pemantauan terhadap kondisi jemaah, terutama kelompok lanjut usia dan jemaah berisiko tinggi yang memerlukan perhatian khusus selama berada di Tanah Suci.
Di akhir keterangannya, Nur Sholeh meminta doa dari masyarakat Jember agar seluruh jemaah dan petugas haji senantiasa diberikan kesehatan serta kemudahan dalam menuntaskan seluruh rangkaian ibadah.
<<<<< REZA
(49 views)