
Kawan KISS FM.
Diduga keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebanyak 18 murid taman kanak-kanak di Kabupaten Jember harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit dan puskesmas.
Kasus ini menjadi dugaan kedua keracunan MBG di Jember, setelah sebelumnya sempat terjadi di kawasan selatan Jember.
Peristiwa kali ini terjadi di wilayah Kecamatan Kaliwates, tepatnya setelah para siswa mengonsumsi makanan dari SPPG Mitra Kaliwates 7 di Jalan Teratai.
Sejumlah anak dilaporkan mengalami muntah-muntah dan kondisi tubuh lemas usai menyantap makanan tersebut.
Anggota DPRD Jember, David Handoko Seto, Kamis 21 Mei mengatakan dirinya menerima laporan dari warga terkait insiden tersebut pada Rabu malam, 20 Mei 2026.
Dari total 18 anak yang diduga mengalami keracunan, enam anak harus menjalani penanganan intensif karena kondisi kesehatannya cukup serius.
Empat anak hingga kini masih menjalani rawat inap di RSU Kaliwates. Sementara satu anak dirawat di Puskesmas Kaliwates dan satu lainnya menjalani perawatan di Puskesmas Jember Kidul. Adapun 12 anak lainnya diperbolehkan pulang dan hanya menjalani rawat jalan.
David mengaku prihatin atas kejadian tersebut. Ia meminta pihak terkait segera melakukan investigasi menyeluruh agar penyebab pasti insiden dapat diketahui dan kejadian serupa tidak kembali terulang. Fit-02-David.
Beberapa nama korban yang dilaporkan di antaranya Arina usia 4 tahun, Narendra 6,5 tahun, Widad 7 tahun, Naura 6 tahun, serta Jafran 5 tahun. Mereka diketahui berasal dari kawasan Jalan Gajah Mada dan Tegal Besar.
Selain itu, M. Kenzo Kurniawan, Raka Tri Noer Zaini, Abdul Haris, Devano Alvero, M. Rendra, Dhamarwulan, Syaquuena Al-Birru, hingga Elva Reta.
Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari pihak SPPG maupun Dinas Kesehatan terkait penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, membenarkan adanya laporan insiden tersebut. Dalam keterangan tertulisnya, ia menyebut kasus itu diketahui pada Rabu siang setelah sejumlah murid TK mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan MBG.
Achmad Imam Fauzi menambahkan, seluruh korban mendapatkan penanganan medis. Empat anak masih menjalani opname di RSU Kaliwates, satu anak dirawat di Puskesmas Kaliwates, satu anak di Puskesmas Jember Kidul, sedangkan korban lainnya hanya menjalani rawat jalan.
Ia juga mengungkapkan bahwa SPPG Mitra Kaliwates 7 sebelumnya beberapa kali dilaporkan masyarakat melalui aplikasi pengaduan Wadul Gus’e.
<<<<< Hafit
(23 views)