Kawan KISS FM.
Jelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), seluruh jemaah haji asal Kabupaten Jember dipastikan telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Kloter terakhir Embarkasi Surabaya, yakni Kloter 116, resmi diterbangkan pada Kamis, 21 Mei 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jember, Nur Sholeh, kepada KISS FM, Kamis 21 Mei mengatakan, kloter terakhir tersebut merupakan gabungan jemaah haji dari sejumlah daerah di Jawa Timur, termasuk dua jemaah asal Jember yang sebelumnya sempat tertunda keberangkatannya karena sakit.
Dua jemaah tersebut yakni Eva dan suaminya, Heru, yang sebelumnya tergabung dalam Kloter 97. Namun keduanya sempat diturunkan di Bandara Kualanamu karena kondisi kesehatan Eva menurun saat perjalanan menuju Arab Saudi.
Menurut Nur Sholeh, setelah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan layak terbang, keduanya akhirnya dapat diberangkatkan bersama Kloter 116 yang menjadi penerbangan terakhir Embarkasi Surabaya tahun 2026.
Sebelumnya, terdapat empat jemaah asal Jember yang sempat tertunda keberangkatannya karena alasan kesehatan. Dua di antaranya telah lebih dulu diberangkatkan bersama Kloter 107, sedangkan Eva dan Heru menyusul dalam kloter terakhir. Reza-01-Sholeh.
Ia menambahkan, dengan semakin dekatnya pelaksanaan wukuf di Arafah, sejumlah persiapan mulai dilakukan oleh otoritas penyelenggara haji di Arab Saudi. Salah satunya penghentian sementara operasional bus selawat mulai 22 Mei 2026.
Penghentian layanan bus selawat dilakukan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Armuzna, yakni rangkaian ibadah puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Meski demikian, secara umum kondisi jemaah haji asal Jember dilaporkan dalam keadaan baik dan tetap mengikuti rangkaian ibadah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
<<<< Reza
(20 views)