
Kawan KISS FM.
Keluarga Dimas Dwi Hadi Saputra, warga Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, korban tabrak lari di Jember memilih tidak menempuh jalur hukum.
Mereka hanya berharap pelaku menunjukkan itikad baik dan bertanggung jawab atas perbuatannya.
Ayah korban, Maiblos Karyaman, Kamis 30 April mengatakan, peristiwa tabrak lari, terjadi pada Senin malam sekitar pukul 23.15 WIB, di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Baratan.
Korban saat itu tengah membantu menyeberangkan pengguna jalan ketika sebuah mobil berwarna putih melaju kencang dari arah Patrang menuju Bondowoso.
Kendaraan tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan sempat terlibat kejar-kejaran dengan mobil lain. Benturan keras membuat korban terpental hingga sekitar 10 meter dari lokasi kejadian. Usai menabrak, pengemudi mobil sempat berupaya memutar arah, namun akhirnya melarikan diri ke arah Arjasa setelah melihat warga berdatangan.
Hingga kini identitas pelaku belum diketahui karena nomor kendaraan tidak terlihat jelas. Pihak keluarga menyebut laporan telah disampaikan oleh saksi kepada kepolisian setempat.
Meski demikian, Maiblos menegaskan pihak keluarga tidak berniat menuntut pelaku secara hukum. Ia hanya berharap pelaku memiliki tanggung jawab moral untuk datang dan memberikan penjelasan.
RUSDI
(61 views)