Target Serapan Terpenuhi, Bulog Pastikan Masih Bisa Serap Gabah Milik Petani Jember

Kawan KISS FM.

Perum Bulog Cabang Jember mengumumkan hingga April 2026, target serapan gabah petani untuk kuota sepanjang tahun 2026, telah terpenuhi 100 persen.

Kepala Bulog Cabang Jember, M. Ade Saputra, Rabu 29 April menyampaikan bahwa target serapan tahun ini sebesar 84 ribu ton, dan sudah terealisasi dalam kurun waktu Januari hingga April 2026.

Secara rinci, total gabah yang berhasil diserap mencapai 166.135 ton gabah kering panen atau setara 84.978 ton beras.

Ade menjelaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari strategi yang diterapkan sejak awal tahun, salah satunya melalui penambahan mitra maklon atau perusahaan pihak ketiga sebagai pengolah gabah. Jumlah mitra yang semula tujuh, ditingkatkan menjadi 13 mitra.

Langkah ini diambil berdasarkan evaluasi tahun 2025, di mana keterbatasan fasilitas pengering gabah menjadi kendala utama dalam menyerap hasil panen petani secara optimal.

Dengan penambahan mitra tersebut, kapasitas pengeringan gabah di Kabupaten Jember dinilai mampu mengakomodasi kebutuhan saat panen raya maupun panen reguler.

Meski target tahunan telah terpenuhi, Bulog Jember memastikan penyerapan gabah petani tetap dilakukan. Hal ini sebagai langkah antisipasi apabila terjadi penurunan harga gabah di tingkat petani.

Saat ini, harga gabah kering panen di tingkat petani tercatat telah mencapai Rp7.000 per kilogram. Kondisi tersebut dinilai menguntungkan.

Ade menegaskan, Bulog akan tetap melakukan penyerapan untuk menjaga keseimbangan pasar dan melindungi petani dari fluktuasi harga.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Bulog, Pemerintah Kabupaten Jember, TNI, serta para penyuluh pertanian lapangan (PPL) akan terus ditingkatkan untuk mendukung optimalisasi serapan gabah di tingkat petani.

ULIL

(47 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.