Ancam Penutupan, Bupati Jember Minta Warga Laporkan Pangkalan LPG Nakal

Kawan KISS FM.

Bupati Jember Muhammad Fawait meminta masyarakat aktif melaporkan pangkalan LPG yang menjual di atas harga eceran tertinggi. Pemerintah daerah bersama Pertamina menyiapkan sanksi tegas hingga penutupan bagi pelanggar.

Menurut Fawait, pada Selasa 14 April, banyak laporan dari warga mengenai pangkalan yang menjual LPG di atas harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menegaskan pelanggaran tersebut tidak bisa dianggap sebagai persoalan administratif semata karena berdampak langsung pada masyarakat.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Pertamina, pangkalan yang menjual LPG di atas HET termasuk pelanggaran berat. Karena itu pihak Pertamina menyatakan siap memberikan sanksi tegas kepada pangkalan yang melanggar aturan, sanksi yang disiapkan mulai dari peringatan hingga pemutusan hubungan usaha dan penutupan pangkalan.

Fawait menegaskan bahwa harga LPG di tingkat pangkalan seharusnya berada di angka Rp18 ribu per tabung dan tidak boleh melebihi ketentuan tersebut. Penjualan di atas harga tersebut dikategorikan sebagai pelanggaran berat. Untuk itu, Gus Fawait mengajak masyarakat Jember berperan aktif dalam pengawasan dengan melaporkan pangkalan yang menjual di atas harga resmi melalui saluran pengaduan yang tersedia.

Lebih jauh Fawait memastikan, Pemerintah Kabupaten Jember bersama Pertamina juga akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap laporan masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menekan praktik penjualan di atas harga dan menjaga stabilitas distribusi energi di daerah.

RUSDI

(177 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.