Dua Hari Tergeletak Lemas, Polisi Evakuasi Pria Terlantar di Halte Perbatasan Sukorambi

Kawan KISS FM.

Seorang pria tanpa identitas yang ditemukan dalam kondisi lemah setelah dua hari tergeletak di halte perbatasan Tawangalun, Sukorambi berhasil dievakuasi oleh jajaran Polsek Sukorambi bersama tim kesehatan dan sosial, Senin 13 April 2026.

Kanit Binmas Polsek Sukorambi, Aiptu Darto Simponi, menjelaskan, penanganan kasus tersebut bermula dari laporan warga yang menyebut adanya seorang pria yang tidak beranjak dari halte selama dua hari.

Kepada KISS FM, Senin 13 April, Darto menceritakan, awalnya dia menerima laporan dari masyarakat bahwa ada seseorang yang sudah dua hari berada di halte dan tidak bangun. Warga juga sudah berupaya membantu dengan memberi makan, namun kondisinya tetap lemah.

Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan tim sosial kecamatan serta petugas puskesmas setempat untuk melakukan penanganan.

Saat diperiksa, pria tersebut diketahui sering berada di kawasan Terminal Tawangalun dan tidak membawa identitas. Dalam kondisi lemah, ia mengaku belum makan. Petugas kemudian membujuknya agar bersedia dievakuasi dengan pendekatan persuasif.

Setelah bisa diajak komunikasi, kata Darto, pria tersebut mengaku bernama Harry. Setelah makan dan minum, akhirnya yang bersangkutan bersedia diajak untuk dibersihkan diri dan mendapatkan perawatan setelah dibujuk sesuai keinginan.

Petugas bersama tim kesehatan kemudian membawa pria tersebut menggunakan ambulans Puskesmas Sukorambi. Setibanya di lokasi penanganan, pria tersebut dimandikan, diberi pakaian layak, serta dirapikan sebelum selanjutnya dibawa ke Liposos untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Darto memastikan, saat ini kondisi pria tersebut sudah aman dan berada dalam penanganan di lingkungan Pondok Sosial (Liposos). Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian terus bersinergi dengan instansi terkait dalam menangani warga terlantar maupun orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Ulil

(91 views)