Kawan KISS FM.
Bencana angin kencang disertai hujan lebat yang memicu banjir genangan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, Kamis 9 April 2026. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan belasan rumah, pohon tumbang, hingga gangguan akses lalu lintas di beberapa titik.
Petugas tim reaksi cepat BPBD Jember, Holik Affandi melaporkan, sejumlah bencana terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat hujan deras disertai angin. Dampak bencana tercatat meliputi tiga kecamatan, yakni Sumbersari, Kaliwates, dan Sukowono.
Secara keseluruhan, sedikitnya 15 rumah mengalami kerusakan ringan akibat terpaaan angin kencang. Selain itu, tercatat 11 pohon tumbang, dua tiang listrik roboh, serta satu fasilitas umum berupa mushola turut terdampak.
Di Kecamatan Sumbersari, dampak paling signifikan terjadi di Kelurahan Antirogo. Sedikitnya delapan rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat tertimpa pohon. Selain itu, sejumlah pohon tumbang sempat menutup akses jalan dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sementara di Kecamatan Kaliwates, pohon tumbang dilaporkan terjadi di wilayah Kelurahan Mangli, tepatnya di depan SPBU setempat, yang sempat mengganggu arus lalu lintas.
Di Kecamatan Sukowono, angin kencang merusak tujuh rumah di dua desa, yakni Desa Sukosari dan Desa Baletbaru. Di Kecamatan Kaliwates, tepatnya di Kelurahan Kepatihan, satu rumah milik warga bernama Nur Hasanah (58) terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 40 sentimeter.
Sementara itu, anggota TRC BPBD Jember, Shofi menyampaikan, genangan air juga terjadi di sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Trunojoyo, kawasan Gladak Kembar di Kelurahan Kebonsari, Jalan Jawa, dan Jalan Kaliurang di Kecamatan Sumbersari, dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 30 sentimeter. Kondisi ini sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas.
Hingga malam hari sekitar pukul 19.00 WIB, sebagian besar penanganan telah berhasil dilakukan. Akses jalan yang sebelumnya tertutup pohon tumbang sudah kembali dapat dilalui kendaraan. Banjir genangan juga dilaporkan telah surut dan arus lalu lintas kembali normal.
Meski demikian, proses penanganan masih berlanjut, terutama untuk pohon tumbang yang menimpa beberapa rumah warga di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari. Penanganan lanjutan dilakukan pada Jumat 10 April 2026. Selain itu, pihak PLN masih melakukan perbaikan terhadap dua tiang listrik yang roboh akibat kejadian tersebut.
Ulil.
(202 views)