Dampak Geopolitik Picu Kelangkaan LPG, Pemkab Jember Perkuat Strategi Stabilisasi Harga

Kawan KISS FM.

Ketersediaan LPG di sejumlah wilayah di Kabupaten Jember dilaporkan mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini disebut tidak hanya terjadi di Kecamatan Tanggul, melainkan merata di hampir seluruh wilayah Jember, bahkan berdampak secara nasional.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, Senin 6 April menjelaskan bahwa fenomena tersebut bukan sepenuhnya kelangkaan, melainkan adanya peningkatan tingkat kesulitan distribusi dibanding hari-hari normal.

Ia menilai, kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada sektor energi.

Dampak pasokan energi ini dikhawatirkan akan memicu kenaikan sejumlah komoditas. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kembali menyampaikan upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan (year-on-year) Jember pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,84 persen.

Meski tekanan terjadi akibat dinamika pasar global, terdapat sejumlah sektor yang menunjukkan tren positif. Kelompok teknologi informasi dan jasa keuangan tercatat mengalami deflasi sebesar 2,56 persen, yang turut membantu menahan laju inflasi daerah.

Fawait menegaskan, pemerintah daerah akan berupaya menjaga daya beli masyarakat. Berbagai langkah strategis terus dioptimalkan melalui pendekatan keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif. 

Pemerintah berharap, dengan penguatan koordinasi lintas sektor dan intervensi yang tepat, gejolak pasokan energi maupun harga kebutuhan pokok dapat dikendalikan, sehingga tidak membebani masyarakat secara luas.

<<< ULIL

(192 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.